Tuesday, 8 September 2015

Kunci Menyelesaikan Persoalan Bangsa Adalah Pendidikan

Pendidikan menjadi kunci untuk menyelesaikan persoalan bangsa yang sedemikian kompleks, sedangkan pendidikan itu sendiri tidak akan bisa lepas dari peran seorang guru. Bagaimana situasi dan kondisi pendidikan dimasa mendatang, tergantung baiamana guru melaksanakan fungsi mendidik dan mengajarnya. Banyak hal yang menaruh harapan besar pada pendidikan. Itu sebabnya pendidikan harus digarap serius oleh pemerintah.

Pendidikan di Indonesia adalah salah satu persoalan besar, namun sampai saat ini pemerintah belum pernah memiliki platform pembangunan kualitas manusia Indonesia melalui pendidikan dengan jelas. Pemerintah Kurang begitu serius dalam memajukan karsa bangsa yang memiliki daya saing tinggi.

Masih rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia, akan melemahkan daya saing Indonesia dalam menghadapi persaingan ekonomi global. Salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing Indonesia dan keluar dari persoalan bangsa adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan dengan melakukan terobosan terbaru dalam sektor pendidikan.

Jika kita lihat kualitas SDM di Indonesia sudah cukup baik, tinggal bagaimana cara pemerintah dan institusi pendidikan menjadikan SDM tersebut menjadi SDM yang hebat. Seandainya pemerintahan kedepan bersama-sama institusi pendidikan menyatukan visi misi, maka Indonesia akan menjadi Negara yang terus berkembang dengan pesat dan mencetak SDM terbaik setiap tahunnya.

Untuk itu, Pemerintah kedepan harus benar-benar serius dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia melalui pendidikan. Akan lebih baik bila pemerintah lebih fokus pada pengembangan sekolah-sekolah kejuruan pertanian, peternakan, maritim dan Industri. Tidak lupa pula bahwa sekolah-sekolah agama yang berbasis pesantren mulai dari Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah seringkali muncul SDM terbaik. Membuat program beasiswa bagi siswa/mahasiswa yang berprestasi untuk terus melanjutkan pendidikan.

Pemerintah kedepan juga sebaiknya terus meningkatkan martabat dan kesejahteraan guru dan dosen, karena hal tersebut terkait dengan kualitas pendidikan. Tak hanya itu, pemerintah juga harus meningkatkan kualitas kurikulum pendidikan, baik itu di sekolah maupun perguruan tinggi dengan kurikulum yang digunakan haruslah world update dimana kurikulum tersebut terus mengikuti perkembangan dunia.

Meningkatkan kualitas SDM dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan adalah solusi tepat yang harus dilakukan pemerintah kedepan untuk menyelasaikan persoalan bangsa dan meningkatkan kualitas pembangunan manusia Indonesia. Dengan begitu maka Indonesia akan menjadi bangsa yang berpengetahuan luas dalam segala lini dan disegani oleh banyak bangsa lain tentunya.

Wednesday, 2 September 2015

Jejaring Sosial bagi pertumbuhan dan perkembangan remaja di Indonesia


Dunia maya adalah dunia yang tak mengenal batas, dunia yang bisa menjebak seseorang menjadi tak sadar. Mungkin ini adalah salah satu akibat dari kemajuan zaman yang semakin tak bisa dihindari. 
Salah satu yang bisa kita nikmati dalam dunia online adalah situs jejaring sosial, yaitu tempat berkumpul dan berinteraksinya antara satu individu dengan individu yang lain dalam sebuah komunitas. Komunitas itu memberikan banyak tawaran pada anggotanya untuk menjalin berbagai hubungan. 
Semakin banyak situs jejaring sosial yang yang ada di dunia maya, semua menawarkan sesuatu yang menarik. Mungkin ada kesamaan tapi juga ada perbedaan antara situs jejaring sosial yang satu denagn yang lain, misalnya Instagram dengan Twitter, atau Facebook dengan Friendster. 
Namun dibalik semua itu, situs jejaring sosial dapat dianggap seperti  pedang “bermata dua”. Ini disebabkan pengaruh negatif yang muncul akibat  pemakaian situs jejaring sosial yang digunakan secara berlebihan. 
Seperti yang dikatakan oleh peneliti dari Inggris yang bernama Catriona Marrison “apakah internet menjadi pelarian bagi orang yang mengalami depresi, atau justru sebaliknya internet menyebabkan orang depresi?” Dalam hal ini Marrison mengungkapkan internet media sosial yang dapat mempengaruhi pada kehidupan sosial di dunia nyata.
Dan dengan makin pesatnya perkembangan teknologi informasi, mungkinkah teknologi media sosial menjadi alternatif remaja terutama para siswa dan siswi Sekolah Menengah untuk belajar di kelas?
Para remaja sudah sangat akrab dengan teknologi, dan mereka rata-rata menikmati teknologi. Bergaul dengan remaja ini dengan memanfaatkan teknologi akan membuat cara belajar dan pemanfaatan media sosial yang lebih bergairah untuk para pelajar remaja, sehingga remaja sekarang dapat terus belajar dan belajar. 
Baik guru maupun orang tua harus berkordinasi untuk saling berbagi informasi atas kamajuan pendidikan dan perilaku remaja tersebut.
Penggunaan teknologi media sosial yang tepat justru akan semakin memperkuat pemahaman dan perilaku sosial para remaja atas pelajaran yang diajarkan di kelas maupun di rumah.
Dan karena teknologi sudah menjadi bagian hidup sehari-hari remaja saat ini, maka pengajaran yang memanfaatkan teknologi akan lebih menyatu dalam kehidupan para remaja Indonesia.